Setelah sebelumnya tidak pernah mempedulikan tawaran dari yang lain, dan akhirnya luluh terhadap lamaran untuk menjadi caleg dari salah satu partai besar tanpa biaya sepeser pun dengan peluang cukup besar, Ibu tidak bisa menutup mata terhadap realitas.
Tiga minggu sudah Bapak dirawat selama Romadhon, dengan beberapa kali operasi lanjutan beberapa bulan ke depan. Mestinya hari ini, surat ini diserahkan. Tentang hikmah di setiap ujian, tentang Cinta 30 tahun lebih, tentang bakti Istri di sepanjang musim, dan tentang etika terhadap kepercayaan. Saya pun hanya bisa memahami dan mencoba merasakan getar ketegaran Ibu. Sebagai Istri, sebagai pengemban amanah.
Kepada
Yth. Ketua Umum DPP Partai # #
Di Jakarta
Assalaamu’alaikum Wa Rohmatullaahi Wa Barokaatuh,
Yang bertanda tangan di bawah ini,
Nama : #####
Tempat, Tanggal Lahir : #####
Alamat : #####
Nama Suami : #####
Status : Calon Legislatif DPR RI Daerah Pemilihan ## Nomor Urut 2 Partai ##
Dengan ini:
1. Mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk menjadi Calon Anggota Legislatif DPR RI Daerah Pemilihan ## Nomor Urut 2 dari Partai ##.
2. Sehubungan ujian yang menimpa suami saya (#####) yang baru jatuh sakit dan memerlukan perawatan intensif dalam waktu relatif panjang, maka dengan ini saya menyatakan mengundurkan diri dari pencalonan saya sebagai Calon Anggota Legislatif DPR RI Daerah Pemilihan ## Nomor Urut 2 dari Partai ##.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan pertimbangan semata-mata untuk memenuhi kewajiban saya mengurus keluarga (suami) serta menjaga kesuksesan perjuangan P## khususnya dalam pemilihan umum di Daerah Pemilihan ##.
Billaahit Taufiq Wal Hidayah,
Wassalaamu’alaikum Wa Rohmatullaahi Wa Barokaatuh
Jakarta, 27 Oktober 2008
#####
Toh Ibu sudah begitu sibuk dengan amanah yang diembannya saat ini.
kok puisi cinta na ga ada kak?